Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jaringan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Oktober 2022

Macam Macam Server

 Web Server

Web Server (Http Server) adalah server yang bertukas pada sebuah konten web tertentu client yang terkoneksi pada server ini dapat menikmati informasi yang berada disana

Database Server

Server yang mengolah, menyimpan, dan mendistribusikan berbagai data kompleks yang di hasilkan oleh berbagai sumber

Application Server

Server yang di rancang untuk menjalankan berbagai aplikasi terpusat yang di gunakan secara bersama sama sehingga teidak perlu menginstall aplikasi di setiap node pengguna

Storage Server

Adalah server yang di rancang untuk menyimpan berbagai data dalam jumlah yang besar

Server ini di perlukan untuk membatasi duplikasi data dalam sebuah storage dan mengatur agar data dapat di akses bersama biasanya storage server memiliki beberapa hardisk berkapasitas besar yang di konfigurasi dalam mode raid

File Server (FTP server)

Server yang menyediakan berbagai file yang di perlukan oleh client, seperti driver, operating system,office,dokumen dan lain lain sehingga menghemat storage pada client

File tersebut di akses melalui protocol FTP

Communication Server

Berfungsi sebagai coordinator dalam sisitem jaringan telekomunikasi yang menangani beberapa aplikasi seperti suara,data,gambar atau data yang di akases melalui hp dan PDA

pengertian dan manfaat jaringan komputer

 Tipe jaringan dari tingkatan hak akses dan kedudukan setiap nodenya

Peer to Peer

Pada jaringan ini semua yang tergabung kedalamnya mempunyai kedudukan yang sama.

Client server

Pada jaringan ini ada node yang berkedudukan sebagai server dan ada yang berkedudukan sebagai client fungsi server disini adalah untuk melayani node node lain yang berfungsi sebagai client

Server adalah computer yang menyediakan fasilitas bagi koputer yang berkedudukan sebagai client.

Topologi Jaringan

  Point To Point

Topologi jaringan jenis ini hanya menggunakan 2 buah node yang keduanya saling terhubung secara langsung

keuntungan

  1. Biaya murah
  2. Tidak menggunakan konsentrator seperti hub, switch atau akses point
  3. Pemeliharaan mudah
  4. Transfer berkecapatan tinggi
  5. Installasi mudah
  6. Kebutuhan phheripheral sangat sedikit

Beberapa kasus server DHCP

  Kasus yang biasa terjadi dalam implementasi server DHCP

  • Klien tidak dapat menerima IP address

Solusi : Periksa apakah server DHCP sudah jalan dan klien yang lain dapat menerima IP address. Periksa apakah lapisan fisik pada jaringan sudah benar (kabel, LAN card, dll.)

  • Server DHCP tidak tersedia

Solusi : Jalankan server DHCP melalui langkah berikut. Pilih menu Start kemudian pilih Run. Setelah itu ketik cmd dan tekan ENTER. Pada command prompt ketik net start dhcpserver, kemudian tekan ENTER untuk menjalankan server DHCP.

Traceroute

  Utilitas ini digunakan untuk melacak rute yang ditempuh oleh paket sampai ke tujuan. Rute

disini adalah gateway-gateway yang dilewati oleh paket untuk mencapai tujuan yang telah

ditentukan. Secara default banyaknya gateway yang bisa dilewati dibatasi sampai 30 gateway.

Berikut contoh penerapan dari perintah traceroute.

mengenal Switch lebih dalam

  Swich bekerja pada layer 2 OSI model, Cara kerja switch sama dengan bridge maka switch kadang di sebut multiport bridge. Switch juga dapat bekerja secara full duplex sehingga tidak menggunakan metode CSMA/CD Switch dapat memecah colosion domain Switch berfungsi sebagai sentral atau konsentrator pada sebuah network Switch mempelajari alamat hardware dari host yang mengirim paket melewati dirinya dan menyimpannya sehingga informasi dapat langsung di kirim tepat ke port tujuan

3 hal yang tidak dapat di lakukan hub dan dapat di lakukan oleh switch switch

Mempelajari MAC address

Metode forwarding yang cukup pintar karena dapat menentukan port tujuan

Mencegah looping paket

Switching Logic Proses

Switch membaca source MAC address setiap frame yang diterima untuk membangun list table MAC, sebuah list berisi pemetaan MAC address host dan port dimana host terhubung.

Jika frame yang diterima adalah :

o   Known Unicast, dimana MAC address tujuan sudah terdaftar dalam table MAC switch, maka frame akan diforward ke port interface yang sesuai dengan mac address tujuan.

o   Unknown Unicast, dimana MAC address tujuan belum terdaftar dalam table MAC switch, maka frame akan di flood (di broadcast) ke semua port kecuali port dimana frame tersebut diterima.

o   Broadcast, maka frame akan di flood.

o   Multicast,frame akan di flood kecuali jika switch sudah di konfigurasi untuk optimisasi multicast.

Tabel MAC berisi daftar pemetaan MAC address mesin dan port pada switch dimana mesin tersebut terhubung.

Dalam proses switching, ada 3 metode yang digunakan :

Store and Forward

Pada metode Store and Forward keseluruhan bodi frame akan diterima dan di cek sebelum di forward. Pada metode ini switch akan menyimpan semua frame untuk sementara waktu sebelum di teruskan ke host tujuan. Seluruh frame akan di cek dengan mekanisme CRC (cyclic Redundancy Check) jika di temukan error maka frame akan di buang dan tidak di teruskan ke host tujuan

Kelebihan :

Metode ini akan mengecek frame frame yang melewatinya sebelum meneruskannya ke tujuan

Kekurangan :

Proses forward frame sedikit lambat karena terdapat proses pengecekan seluruh frame

Cut-Through (Fast Forward)

Cut-Through (Fast Forward) pada metode ini frame akan di forward sebelum keseluruhan frame diterima oleh switch. Paling tidak setelah address tujuan sebuah frame terbaca switch akan segera mem-forward frame. Mode ini mempercepat transmisi, tetapi mengurangi deteksi error. Switch jenis ini hanya mengecek alamat tujuan pada header frame lalu frame akan langsung di teruskan ke host tujuan cara kerja seperti ini dapat mengurangi waktu tunggu atau latency

Kelebihan:

Proses forward frame sangat cepat

Kekurangan:

Metode ini tidak dapat mengecek frame error, frame yang error akan tetap di teruskan ke host tujuan

Fragment Free

Pada metode Fragment Free switch akan mengecek 64 bytes pertama sebuah frame kemudian baru mulai mem-forward frame tersebut. 64 byte ini di gunakan untuk menentukan frame error atau tidak karena biasanya error pada paket bisa dideteksi dari 64 bytes pertamanya saja metode ini berbeda dengan store & forward yang membaca seluruh header frame, metode ini merupakan pengembangan cut trough




Mac address 


#sh mac address-table

#sh mac address-table interface g1/1/1

#sh mac address-table 


#sh arp



Istilah Istilah Dalam STP (Spaning Tree Protocol)

Beberapa Istilah penting dalam memahami STP (Spaning Tree Protocol). 

Mari kita bahas satu-persatu:

Root bridge

Root bridge adalah switch dengan nilai Bridge ID terkecil yang terpilih sebagai akar dari tumpukan switch Port mana yang akan di blok atau di izinkan memforward frame akan di tentukan oleh kedudukan root bridge

utilitas Jaringan

   beberapa utilitas yang esensial untuk diketahui seorang administrator jaringan.

Ping

Pada dasarnya, program ping berfungsi mengirimkan paket datagram dengan protokol ICMP

(Internet Control Message Protocol). Paket yang dikirimkan adalah ECHO_REQUEST. Bila

pesan ini dibalas dengan paket ECHO_RESPONSE, maka berarti host yang dituju sedang

aktif. Namun demikian jika outputnya error atau gagal, belum pasti host yang sedang dituju

sedang tidak aktif. Bisa saja terdapat firewall(kalem, akan dijelaskan pada bab 8)pada host

tersebut, terjadi kesalahan dalam routing, atau jaringan sedang down. Berikut kita lihat contoh

penggunaannya :

Routing Statik

  Karakteristik routing Statik :

Informasi network dikonfigurasi secara manual ke dalam tabel routing oleh network admin. Keunggulannya routing statik Tidak membebani CPU untuk melakukan update Routing table kekurangannya routing statik Tidak mungkin digunakan dalam network berskala besar karena akan cukup merepotkan

Contoh Aplikasi Routing Statik :

Media Komunikasi Satelit

 Satelite Komunikasi adalah Repeater Microwave yang berada di Ketinggian Tertentu Di atas Permukaan Bumi. Satelite Hanya menerima Sinyal (Frekuensi) Yang di Pancarkan Dari Stasiun Bumi, Mentranslasikan, menguatkan dan Memancarkannya kembali ke Bumi.

Satelite Biasanya di gunakan untuk komunikasi dengan jarak yang sangat jauh misalnya antar benua atau antar negara

Networking Device (Perangkat Jaringan)

Perangkat Network dasar yang harus kita ketahui minimal ada beberapa jenis yaitu

Repeater

Repeater beroperasi pada layer 1 OSI Model, repeater digunakan untuk meregenerasi sinyal atau Menguatkan Sinyal dalam proses transmisi data. Tujuan utama menggunakan repeater adalah untuk memperpanjang jarak yang dapat ditempuh sinyal data dalam kabel. Repeater bekerja secara half duplex sehingga menggunakan metode CSMA/CD dalam proses pengiriman datanya

 

Hub

Hub juga bekerja pada layer 1 OSI Model Hub cara kerjanya seperti repeater atau bisa di sebut multiport repeater karena hub memiliki banyak port jadi Pada dasarnya hub adalah repeater dengan jumlah port yang lebih banyak.

Hub tidak secerdas switch jika informasi di kirim ke suatu host melalui sebuah hub maka informasi akan mengalir ke semua host yang terhubung pada hub tersebut. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan beban trafik yang tinggi dan memungkinkan terjadinya tabrakan data (colosion) Hub bekerja secara half duplex sehingga menggunakan metode CSMA/CD dalam proses pengiriman datanya., hub biasanya digunakan untuk menghubungkan beberapa Komputer dalam LAN berskala kecil. Repeater dan Hub memiliki kekurangan-kekurangan seperti berikut :

  • Mesin-mesin yang terhubung tidak dapat mengirim dan menerima data dalam satu waktu (half duplex).
  • Tidak dapat membedakan trafik unicast, multicast, broadcast. Hanya meregenerasi sinyal yang diterima dalam 1 port keluar ke semua port yang lain. Semua jenis trafik akan di broadcast ke semua port.
  • Tergabung dalam 1 collision domain, 1 broadcast domain.


MAU (Media Access Unit)

bekerja seperti hub

di gunakan di token ring network 

perangkat yang terhubung dengan mau memiliki 1 broadcast domain

 

Bridge

Bridge bekerja pada layer 2 OSI Model sehingga bridge dapat mengenal Mac Address untuk menentukan bagaimana menangani sebuah frame yang diterima bridge juga berfungsi sebagai penguat sinyal seperti halnya Repeater

di gunakan untuk memecah collosion domain.

 

Switch

Switch juga bekerja pada layer 2 OSI Model. Switch cara kerjanya seperti Bridge atau bisa di sebut multiport Bridge karena Switch memiliki banyak port. jadi Pada dasarnya Switch adalah Bridge dengan jumlah port yang lebih banyak

Switchpun dapat memecah colosion domain karena setiap port pada switch merupakan 1 collision domain tersendiri. Sehingga setiap host dapat mengirim dan menerima sekaligus dalam satu waktu (full duplex). Oleh Karena itu Switch tidak menggunakan metode CSMA/CD dalam proses pengiriman datanya. Switch dapat beroperasi lebih cepat dari bridge karena memproses frame pada level hardware (ASIC) . Switch merupakan 1 broadcast domain.

Switch biasanya digunakan sebagai sentral atau konsentrator pada sebuah LAN. Switch bekerja dengan mempelajari alamat hardware (MAC Address) host tujuan sehingga informasi dapat langsung di kirim ke port yang menuju host tujuan.

 

 Multi Layered Switch (MLS)


Router

Router bekerja pada layer 3 OSI model (Network Layer)

Router sebenarnya adalah sebuah komputer spesial untuk proses routing. Agar dapat bekerja sesuai dengan seharusnya router memerlukan Operating System. Misalnya Cisco operating system tersebut disebut Internetwork Operating System (IOS), Pada Mikrotik di sebut Mikrotik yang digunakan untuk menjalankan file-file konfigurasi, aplikasi (routing, switching), dan fungsi-fungsi internetworking lainnya.Pada Dasarnya Router digunakan untuk menghubungkan beberapa network baik network yang sama ataupun berbeda teknologinya router juga digunakan juga untuk membagi network berukuran besar menjadi beberapa sub network berukuran kecil yang bertujuan memecah Suatu Broadcast Domain Router memiliki kemampuan routing atau penentuan jalur rute perjalanan packet Setiap port Pada Router merupakan 1 broadcast domain tersendiri, yang berarti setiap port terhubung ke network yang berbeda. Karenanya mensegmentasi network dengan router dapat mengurangi trafik broadcast dan meningkatkan penggunaan bandwidth.

 

 

Modem

Merupakan perangkat modular demodulator yaitu untuk mengubah informasi data yang berbentuk dijital ke bentuk analog begitu pula sebaliknya, biasanya di gunakan untuk perangkat WAN (Wide Area Network) Modem juga di lengkapi dengan kompresi data dan error correction

 

Jenis Modem yang umum di gunakan:

 

Internal Modem

Biasa di pasang di slot expansi PCI atau ISA pada sebuah mainboard computer

External Modem

Jenis modem ini di pasang di luar computer dan terhubungpada salah satu port pada computer

Modem USB

Modem inidi pasang pada port USB pada computer kita

 

NIC (Network Interface Card)

NIC atau lebih di Kenal LAN Card merupakan interface komunikasi data dalam system jaringan computer yang berfungsi sebagai penghubung sebuah computer ke dalam sebuah jaringan Interface ini memiliki kecepatan dan media transmisi yang berbeda beda

 

Konektor

 

Konektor Merupakan Jembatan Antara Media Transmisi dengan interface pada sebuah mesin

Biasanya Konektor Di Sesuaikan Dengan jenis Media Transmisi Yang di gunakan

Sabtu, 22 Oktober 2022

Aliran Data Simplex dan Duplex

Dalam bertukar informasi kita akan mengenal istilah Simplex dan Duplex

Simplex

Simplex mengacu kepada metode komunikasi searah dalam arti pengirim tidak bisa berperan sebagai penerima dan penerima tidak bisa berperan sebagai pengirim.

Contoh : Siaran Televisi dan Radio

Radio dan televise tidak mungkin berperan sebagai stasiun pemancar

Routing

Routing adalah sebuah proses pencarian rute terbaik untuk mentrasfer paket data dari satu network ke network lain yang berbeda atau dari sumber paket menuju tujuan paket. Proses Routing selalu mencari network tujuan bukan host tujuan. Proses ini membutuhkan device layer 3 seperti router.

Untuk melakukan proses routing, router harus mengetahui :

o   IP address tujuan dari paket yang di-routing.

o   Informasi network yang dituju oleh paket. (route)

o   Semua kemungkinan jalur untuk mencapai network tersebut

o   Jalur terbaik dari semua jalur yang ada (best routes)

Semua informasi network yang dimiliki oleh router akan disimpan dalam sebuah tabel routing.

OSPF

Secara garis besar OSPF memiliki 2 jenis paket, hello dan LSA. Paket OSPF terdiri  dari dua garis bersar yaitu Paket Hello dan LSA digunakan untuk membangun dan memelihara database topologi.

Paket Hello

Saat mulai OSPF, Router mengirim paket Hello (multicast : 224.0.0.5) Paket Hello diterima oleh semua tetangganya.kemudian router yang menerima paket hello menuliskannya kedalam tabel neighbor nya. ini di lakukan oleh seluruh router dalam jaringan OSPF

karakteristik paket hello :

Jumat, 21 Oktober 2022

VSAT (Very Small Aperature terminal)

VSAT (Very Small Aperature terminal)

Jenis Antena pada Vsat

Antena Offset

Antena Center

 

Perangkat VSAT

Reflector

Reflector berbentuk parabola yang berfungsi memancarkan sinyal frekuensi ke satelite dan menerima sinyal frekuensi dari satelit

Kabel Twisted Pair

Kabel Twisted pair adalah kabel yang membelit satu sama lain 

Alasan membelitnya kabel Twisted pair adalah mengurangi noise atau crosstalk yang di sebabkan oleh EMI (elekromagnetic interference).
kabel ini dapat melewatkan signal sampai 100 mbps.

kabel twisted Pair dapat terdiri dari dua, empat, atau lebih pasangan kabel.

Biasanya kabel terdiri dari 8 buah kabel yang terdisi dari 4 lilitan, 4 buah lilitan tersebut terdiri dari 2 kabel yang di lilitkan. Kabel kabel tersebut di bedakan oleh warna di dalamnya. Warna warna tersebut adalah

ipV6 Next Generation Internet Protocol (ipNG)

Internet Protocol Version 6 atau bisa di sebut Next Generation Internet Protocol (ipNG). Ipv6 merupakan protocol ip terbaru yang di buat untuk keperluan mendatang menggantikan ipv4 Didesain IETF pada 10 agutus 1998 untuk menggantikan IPv4

Berbeda dengan IPV4 yang terdiri dari 4 oktet yang di pisahkan oleh tanda titik (.) IPv6 Terdiri dari 8 field yang dipisahkan oleh tanda colon (:)

  • Masing-masing field sebesar 16 bit
  • Setiap 4 bit dapat di presentasikan oleh 1 angka hexadecimal

Contoh : 2031:0000:0000:130f:0000:0000:09c0:130b

EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol)

EIGRP adalah Cisco-proprietary Hybrid routing protocol, disebut hybrid Karena memiliki fitur gabungan Distance-Vector and Link-State routing protocols.

EIGRP karakteristik:

  • EIGRP menggunakan algoritma Diffusing Update Algorithm (DUAL) untuk mencari rute terbaikalgoritma DUAL juga mencegah routing loop
  • EIGRP akan menjalin adjacency terhadap seluruh router dalam satu Autonomous System (AS).
  • EIGRP paket di kirim secara unicast dan multicast (224.0.0.10) tergantuk tipe paketnya
  • EIGRP menggunakan Reliable Transport Protocol (RTP) untuk mengirimkan paketnya
  • EIGRP tidak mengirim seluruh routing table secara periodic seperti RIP Update Routing table di lakukan ketika terjadi perubahan terhadap table routing dan hanya yang berubah saja yang di kirimkan tidak
  • EIGRP marupakan Classless Routing Protocol , sehingga support VLSM.
  • EIGRP suport IP, IPX, dan Appletalk
  • EIGRP memiliki Administrative Distance 90 untuk rute yang datang dari internal Autonomous System.
  • EIGRP memiliki Administrative Distance 170 untuk rute yang datang dari external Autonomous System (EX-EIGRP)
  • EIGRP menggunakan Bandwidth and Delay untuk menghitung metric
  • EIGRP memiliki maximum hop-count 224, tetapi di set 100

Collision dan Broadcast Domain

Collision domain

Collision domain merupakan sebuah area dalam network yang memungkinkan terjadinya collision atau (tabrakan data) antar frame dari device-device didalamnya. Jika dalam satu collision domain terdapat lebih dari 1 mesin, maka collision akan terjadi.

Satu network dengan konsentrator sebuah hub merupakan sebuah collision domain tersendiri, karena hub akan memforward paket ke semua semua host yang terhubung dalam network tersebut sehingga berada dalam 1 collision domain.

Contoh di atas Host C akan mengirim paket menuju host B karena hub memforward paket ke semua port yang di milikinya ketika host A mengirim paket juga maka akan terjadi tabrakan data

Beda halnya dengan Switch Setiap port dalam switch merupakan 1 collision domain tersendiri. Karena dalam 1 collision domain hanya ada 1 host, maka collision tidak akan terjadi.

Contoh di atas Host A akan mengirim paket menuju host C karena Switch dapat menentukan port mana yang menerima paket makan switch akan memforward paket ke port tujuannya saja sehingga ketika host B mengirim paket tidak terjadi tabrakan data

Broadcast Domain

Broadcast Domain mendefinisikan sejauh mana sebuah paket broadcast akan dikirimkan. Paket broadcast yang dikirimkan oleh 1 host akan diterima oleh semua host dalam 1 broadcast domain yang sama.

Network yang terhubung oleh switch merupakan 1 broadcast domain tersendiri.

Setiap port yang dimiliki router merupakan 1 broadcast domain tersendiri, dan router secara default tidak mem-forward paket broadcast.

Idealnya Collision dan Broadcast Domain harus di bagi atau di perkecil agar performa network meningkat

VTP (Vlan Trunking protocol)

Vtp merupakan protokol milik cisco. Vtp memudahkan proses konfigurasi secara otomatis antar switch yang saling terhubung Jika terdapat puluhan switch dalam suatu network kita harus menyeting vlan pada switch swich tersebut cara tersebut cukup merepotkan Degan vtp kita cukup membuat satu switch sebagai server puluhan switch yang lainnya akan mengikuti settingan pada switch server vtp akan melakukan sinkronisasi konfigurasi terhadap seluruh switch dalam network tersebut Agar VTP dapat berjalan kita harus menentukan satu switch bermode server dan yang lainnya bermode cliet.

Jika switch di set pada transparent mode maka switch tersebut hanya dapat memforward informasi vtp switch pada transparent mode tidak akan melakukan sinkronisasi dengan switch server

Ada 3 mode VTP :

  •  Server
  •  Client
  • Transparent

Defaultnya cisco menjalankan VTP sebagai mode Server

Server :

  • Membuat, memodifikasi, dan menghapus VLAN
  • Mengirim dan mem-forward VTP advertisement.
  • Men-sinkronisasi konfigurasi VLAN.
  • Menyimpan konfigurasi VLAN dalam NVRAM.

Client :

  • Tidak dapat Membuat, memodifikasi, ataupun menghapus VLAN
  • Mem-forward (mengirim ulang) VTP advertisement.
  • Men-sinkronisasi konfigurasi VLAN.
  • Tidak Menyimpan konfigurasi VLAN dalam NVRAM.

Transparent :

  • Membuat, memodifikasi, ataupun menghapus VLAN.
  • Mem-forward (mengirim ulang) VTP advertisement.
  • Tidak melakukan sinkronisasi konfigurasi VLAN.
  • Menyimpan konfigurasi VLAN dalam NVRAM.

VTP Pruning

Pada topologi diatas, switch1 tidak memiliki port yang berada dalam VLAN biru (VLAN birunya sendiri terdefinisi di switch1). Dengan menggunakan VTP Pruning trafik broadcast dari PC2 tidak akan dikirim ke switch 1 karena tidak ada port anggota VLAN Biru disana.

VTP Pruning :

  • Memanfaatkan bandwidth lebih efisien.
  • Menghilangkan traffik broadcast yang tidak diperlukan.
  • VLAN 1 selalu tidak bisa di pruning (ineligible for pruning). Trafik dari VLAN 1 tidak bisa di pruning.
  • VTP pruning hanya bisa dijalankan pada VTP mode server.
  • Yang di prune adalah trafiknya, bukan informasi VLAN nya.

Operasi VTP

  • Update VTP advertisement dikirimkan setiap 5 menit sekali, atau ketika ada perubahan konfigurasi VLAN.
  • VTP advertisement dikirimkan dalam bentuk frame multicast.
  • VTP server dan VTP klien akan di sinkronisasikan sesuai dengan update VTP advertisement dengan configuration revision number

Saat awal konfigurasi, VTP Configuration Revision Number bernilai 0. Setiap kali VTP server melakukan perubahan konfigurasi VLAN, nilai ini akan bertambah 1 dan kemudian VTP server mengirimkan VTP advertisement dengan nilai Configuration Revision yang baru.

Jika nilai Configuration Revision dalam VTP advertisement yang diterima ini lebih tinggi daripada nilai yang tersimpan dalam switch, maka switch akan meng-overwrite konfigurasi VLAN mereka dengan konfigurasi VLAN dalam VTP advertisement yang baru diterima.

VTP advertisement

  1. Summary advertisements
    • Dikirim setiap 5 menit oleh VTP server.
    • Menginformasikan VTP Configuration Revision Number kepada switch-switch dalam satu domain.
    • Dikirimkan setelah terjadi perubahan konfigurasi.
    • Menyertakan informasi-informasi berikut :
      • Domain name
      • VTP version
      • Configuration Revision Number
      • dll
  1. Subset advertisement, dikirimkan ketika
    • Membuat atau menghapus VLAN.
    • Mengubah nama VLAN.
    • Mengubah MTU sebuah VLAN.
  2. Request advertisement
    • Dikirimkan oleh switch yang meminta informasi untuk mengupdate database VLAN nya.

Masalah Umum

  1. VTP version incompatible
    • VTP versi 1 dan 2 tidak cocok satu sama lain.
    • Pastikan semua switch menggunakan versi VTP yang sama.
    • Solusi : gunakan perintah vtp version <1 atau 2>.
  2. VTP password mismatch
    • Pastikan semua password sama pada semua switch dalam 1 domain.
    • Secara default switch Cisco tidak menggunakan VTP password.
    • Ketika mendapat VTP advertisement, switch tidak otomatis men-set parameter VTP password.
    • Solusi : gunakan perintah vtp password <password> di semua switch.
  3. VTP domain mismatch
    • Ketika switch menerima VTP advertisement dengan domain yang berbeda, maka switch akan mendrop pesan update tersebut.
    • Solusi : set nama VTP domain hanya di switch VTP server. Switch yang lain akan meniru nama VTP domain ketika pertama kali menerima VTP advertisement.